- Tidak mendownload tutorial penulisan aksara Jawa dengan hanacaraka font, sehingga mengakibatkan kesalahan-kesalahan berikutnya.
|
- Layout keyboard hanacaraka font dianggap sama dengan layout keyboard aksara latin, sehingga pengetikan aksara jawa sama persis dengan pengetikan keyboard latinnya. Yang benar Layout keyboardnya mirip tapi tidak sama persis sehingga tidak semua pengetikan aksara jawa sama dengan pengetikan aksara latinnya, walaupun kadangkala sama persis dengan aksara latinnya.

|
- Menganggap terjadi perubahan otomatis pada posisi pengetikan aksaranya sesuai dengan aturan baku (sebagai contoh pada pengetikan sandhangan taling, padahal untuk pengetikan sandhangan taling harus mendahului pengetikan aksaranya).

|
- Menganggap aksara pasangan adalah huruf konsonan, padahal aksara pasangan adalah aksara hidup tetapi aksara yang dipasanginyalah yang menjadi mati (sigeg)

|
- Pada pengetikan dengan MSWord™ (dan program pengolah kata lainnya seperti OpenOffice.org) sering terjadi aksara berubah otomatis menjadi kapital diawal kalimat/paragraf, padahal perubahan menjadi huruf kapital akan mengakibatkan perubahan aksara jawanya. Solusinya matikan fungsi otomatis perubahan capitalize first letter pada program pengolah kata anda.
|
- Semua aksara latin memilik persamaan bentuk aksara jawa. Kesalahan yang masih berhubungan dengan poin no 1, sehingga anda akan menulis Aqua, Axion, Blazer, Safar, Victory sama persis dengan aksara latinnya.

|
- Menganggap aksara swara sama dengan huruf vokal kapital, padahal untuk menggunakan aksara swara ada aturan tertentu yang harus ditaati.

|
- Sandhangan taling adalah huruf e, padahal huruf e mewakili sandhangan pepet.

|
- Mematikan aksara harus dengan pangkon, padahal tidak semua aksara bisa dipangku dan tidak semua aksara mati/sigeg harus dipangku.

|
- Sandhangan suku yang diwakili dengan huruf u berfungsi untuk semua aksara, padahal hanya untuk aksara nglegena saja tidak bisa untuk aksara pasangan dan juga untuk aksara swara.

|
-
Menganggap bahwa Hanacaraka Font boleh dikomersilkan tanpa meminta ijin tertulis kepada pembuatnya. Juga dalam pembuatan makalah, tulisan, Tugas Akhir, website, weblog tanpa mencantumkan referensi situs ini dan menginformasikannya kepada pengelola situs, serta yang lebih Fatal memodifikasi hanacaraka font dengan menghilangkan identitas font dan pembuat font untuk kepentingan komersil.
Contoh kekeliruan programmer yang mengkomersilkan hanacaraka font tanpa ijin tertulis dari pembuat font ::

Contoh kekeliruan programmer yang mengubah nama hanacaraka font tanpa ijin tertulis dari pembuat font ::

|
- Menganggap kami bisa dan mumpuni dalam segala aksara jawa bahkan semua budaya jawa. Padahal kami juga manusia biasa yang masih belajar sehingga tidak semua permintaan, pertanyaan, keluhan bisa kami tanggapi dan jawab dengan sebaik-baiknya.
- Menganggap semua yang gratis adalah tidak membutuhkan biaya. Padahal Jer Basuki Mawa Bea.
|